Menu Close Menu

Danau Toba Kembali Memakan Korban,4 Tewas 14 Orang Selamat,Lainnya Pencarian

Senin, 18 Juni 2018 | 23:28 WIB
SUMUT - Danau Toba kembali memakan korban. Kapal kayu dengan merk KM Sinar Bangun, terbalik dan tenggelam saat berlayar dari Pelabuhan Tiga Ras ke Simanindo, Kabupaten Simalungun, Senin (18/06/2018) sore sekitar pukul 17.30 wib.

Keterangan dihimpun, sedikitnya ada delapan puluh orang penumpang yang menaiki kapal tersebut. Hingga berita ini tiba di meja redaksi pada pukul 18.30 wib, baru 14 orang yang ditemukan selamat. Sedangkan 4 orang dipastikan sudah meninggal mengambang.

Saat ini, puluhan tim gabungan termasuk dari BPBD Samosir yang dikomandoi Mahler Tamba masih melakukan pencarian dibantu para nelayan di sekitar. Yang selamat tadi langsung dilarikan ke darat dan sudah dibawa pakai ambulance ke rumah sakit terdekat, kata Mahler.

Ditanya soal jumpah pasti penumpang, Mahler mengatakan, pihaknya belum bisa pastikan. Soalnya penumpang yang masuk ke kapal itu tidak dihitung-hitung. Yang tahu juumlahnya itu, cuma kernetnya. Karena di dalam si kernet menerima bayaran ongkos kapalnya dari penumpang, katanya seraya menambahkan, lokasi kejadian masih sangat dekat dengan Pelabuhan Tiga Ras.

Diketahui, Kapal kayu KM Sinar Bangun yang  membawa puluhan penumpang tenggelam di perbatasan pelabuhan Tiga Ras-Simanindo Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun. Peristiwa terjadi pada sore hari ini.

Hingga saat ini Belum diketahui penyebab tenggelam kapal tersebut. Kapal yang mengangkut 80 orang penumpang dan 20 unit sepedamotor
tenggelam di perairan Danau Toba sore tadi sekitar pukul 17.30 wib.

Awalnya kapal tersebut berlayar dari Pelabuhan Tigaras Simalungun menuju Pelabuhan Simanindo Samosir, Prapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Setiba diperbatasan tiba tiba kapal itu oleng dan tenggelam.

Kejadian itu membuat pihak kepolisian dibantu warga langsung turun kelokasi yang jaraknya jauh dari pelabuhan. Tiga orang penumpang berhasil diselamatkan dengan dibawa ke Puskesmas Sipintu Angin.

Hanya saja belum dapat diketahui identitas para penumpang yang selamat itu dan pihak kepolisian bersama warga masih berusaha melakukan pencarian diperairan danau toba tersebut.

Amatan wartawan di lokasi, ratusan warga berduyun-duyun memadati pinggiran pantai danau toba. Sebab, posisi lokasi tenggelamnya kapal masih dapat terlihat oleh mata. Sejumlah kapal pun tampak berkeliling-keliling mencoba menemukan para korban yang tenggelam.(red)
Loading...

Komentar