Menu Close Menu

Berbuat Cabul Karyawan Swasta di Siantar Ditangkap Polisi

Selasa, 10 Juli 2018 | 00:32 WIB
Ilustrasi.
P.SIANTAR - Seorang Karyawan Swasta, salah satu warga di Emplasmen Bah Butong, Kelurahan Bah Butong, Kecamatan Siadamanik, Husni Fauzi Lubis (25) asal Kabupaten Simalungun diamankan jajaran Polresta Pematangsiantar. Dia menjadi tersangka kasus pencabulan karena meremas payudara korban.

"Modus tersangka yakni meremas payudara korban dengan menggunakan tangan kirinya," kata Kasat Reskrim Polresta Siantar, AKP Hasoloan sinambela kepada metropublik.com, Senin (9/7/2018).

Hasoloan menjelaskan, kasus ini terjadi di Jalan Kaban Jahe, Kelurahan Kristen, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Siantar pada Senin (9/7/2018) Sekitar pukul 07.20 WIB. Sebelumnya korban sedang berjalan kaki dan dihampiri oleh tersangka dengan mengendarai Sepeda Motor Honda Beat dengan Modus Menanyakan Alamat.

"Awalnya korban berjalan kaki di jalan Kaban Jahe, kampung Kristen, Kec Siantar Selatan. Dan korban di samperi pelaku untuk menanya alamat, pada saat berbincang Payudara sebelah Kanan korban diremas oleh pelaku dengan menggunakan tangan kirinya. Selanjutnya korban sepontan berteriak sambil mengambil kunci sepedamotor milik pelaku dan membuangnya," ungkap Hasoloan.

Saat sampai di Jalan kabanjahe, kampung keristen, tersangka yang mengendarai Honda Bead nyamperin korban dengan modus menanyakan alamat dan tiba-tiba tersangka meremas payudara sebelah kanan milik korban. Saat itu juga korban langsung berteriak.

"Saat korban berteriak, tersangka ini tidak bisa lari karena kunci sepeda motor sudah di buang oleh korban. Warga yang mendengar teriakan itu, kemudian langsung mengamankan tersangka," jelasnya.

Sebelum beraksi, kata Hasoloan, ada kejadian unik yang dilakukan tersangka. Tersangka terlebih dahulu membuat rencana dengan Modus menanyai alamat kepada korban, selanjutnya dia meremas payudara korban.

"Alamat ini dimana ya," kata Hasoloan menirukan ucapan tersangka kepada korban sebelum beraksi.

Hasoloan melanjutkan, antara tersangka dengan korban sendiri tidak saling mengenal. Namun karena tersangka tertarik dengan korban dan tersangka tidak bisa mengontrol nafsunya, akhirnya dia meremas payudara korban.

"Menurut pengakuan tersangka dia baru  sekali ini melakukan aksi tersebut," bebernya.

Kepolisian, lanjut Hasoloan memastikan akan menjerat tersangka sesuai hukum yang berlaku. Pihaknya juga mengimbau kepada warga terutama kalangan wanita untuk lebih berhati-hati.

"Untuk nama korban tidak kami sebut, tidak kami ekspos. Sementara tersangka kami jerat pasal 289 KUHP jo pasal 335 KUHP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara," sebutnya.

Sementara tersangka ke media mengaku melakukan aksinya karena tertarik dengan korban. Setelah melihat korban sedang berjalan kaki, tersangka langsung membidik korban.

"Saya sentuh (payudaranya), karena tiba-tiba muncul rasa ingin," katanya. (Rizal Siregar).

Komentar