Menu Close Menu

Hadapi Revolusi Industri 4.0, Prodi PTIK FT-Unimed Sempurnakan Kurikulum

Jumat, 20 Juli 2018 | 21:48 WIB
MEDAN - Ketua Program Studi Pendidikan Teknologi Informatika dan Komputer (PTIK) Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan (Unimed) Sriadhi PhD mengatakan lulusan PTIK harus siap bersaing di pasar kerja.

“Ini adalah  tuntutan dari kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan ini benar-benar akan menguntungkan mahasiswa,” ucapnya di Kantor Prodi PTIK disaat rapat penyusunan kurikulum berbasis KKNI bersama dosen-dosen PTIK, Jumat (20/7/2018).

Menurut Sriadhi, KKNI adalah kerangka penjenjangan kualifikasi sumber daya manusia Indonesia yang menyandingkan, menyetarakan, dan mengintegrasikan sektor pendidikan dengan sektor pelatihan dan pengalaman kerja dalam suatu skema pengakuan kemampuan kerja yang disesuaikan dengan struktur di berbagai sektor pekerjaan.

Sriadi juga menuturkan bahwa peningkatan daya saing Indonesia bertumpu pada sumber daya manusia yang inovatif dan kreatif untuk menghadapi tantangan revolusi industri 4.0.

“Inovasi memegang peranan penting untuk mengembangkan produk dan jasa dalam bisnis, berbagai kesuksesan besar di dunia didorong oleh daya kreativitas yang tinggi,” ujarnya.

Disamping itu inovasi juga menjadi faktor penting dalam memajukan bangsa. Apalagi, pada era yang sangat kompetitif saat ini, sehingga kita para pendidik juga harus melek teknologi dan melihat perkembangan-perkembangan terkini.

“Dengan kurikulum yang kita susun saat ini, diharapkan mahasiswa kita nantinya sudah mampu membuat proyek jaringan komputer, pemrograman komputer dan multimedia,” pungkas Sriadhi.

Untuk mendukung ini tentunya, Prodi PTIK harus berbenah dalam mempersiapkan sarana dan prasana pendukung pembelajaran.

“Nantinya Prodi PTIK akan membentuk klinik multimedia untuk memperdalam pengetahuan komputer multimedia yang akan digunakan untuk pembelajaran,” tambahnya.

“Dengan peningkatan kualitas sarana dan pembelajaran ini diharapkan daya saing mahasiswa kita akan meningkat dan siap menghadapi tantangan-tantangan global masa depan,” kata Sriadhi.

Setelah Rapat kurikulum berbasis KKNI, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bertopik menulis di Jurnal Bereputasi dan Buku Ajar berstandar Internasional.

“Sriadhi juga meminta agar semua dosen di Prodi PTIK menulis paper dan membuat buku ajar, karena ini adalah tuntutan dan sekaligus menunjukkan kompetensi seorang akademisi,” tandasnya.

Kegiatan ini diikuti Amirhud Dalimunthe, M.Kom, Fahmy Syahputra, M.Kom, Martiono, Bagus Maulana, Dr. Janner Simarmata, dan Uli Basa Sidabutar, S.Kom., M.Pd. (js)
Loading...

Komentar