Menu Close Menu

Herman Dituntut 8 Tahun Penjara Di Pengadilan Negeri Pematang Siantar

Selasa, 17 Juli 2018 | 18:42 WIB
P.SIANTAR - Sidang Kasus Narkoba di Pengadilan Negeri Pematang Siantar dengan Terdakwa Herman (28) sampai dalam agenda pembacaan tuntutan.Terdakwa mengaku siap dan hanya bisa berdoa.

Pantauan Metropublik.com, Herman dengan menundukan kepala mendengarkan tuntutan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum. Sebelumnya, dalam pembacaan dakwaan, Jaksa Penuntut Umum mendakwa Herman dengan Pasal 111 ayat 1, Pasal 112 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Untuk dua pasal tersebut, Herman terancam maksimal 20 tahun penjara.

"Hal yang memberatkan perbuatan terdakwa tidak mendukung pemerintah dalam pemberantasan narkoba. Meringankan terdakwa karena terdakwa membenarkan keterangan dipersidangan sehingga tidak mempersulit pemeriksaan dipersidangan, terdakwa berjanji tidak mengulangi perbuatannya,  terdakwa menyesali perbuatannya dan belum pernah dihukum," ujar jaksa penuntut umum, S.Sinaga, di Pengadilan Negeri P.Siantar, Selasa (17/7/2018).

"Kami memperhatikan undang-undang yang bersangkutan menuntut, supaya majelis hakim memutuskan satu, menyatakan Herman terbukti sah menggunakan narkotika golongan satu bagi diri sendiri sebagaimana dimaksut  dalam dakwaan alternatif kedua pasal 111 ayat 1, pasal 112 ayat 1, Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Dua, menjatuhkan pidana kepada terdakwa, dengan pidana 8 tahun penjara subsider 6 bulan,
dipotong masa tahanan dan denda 800 juta," tegas S.Sinaga.

Mendengarkan tuntutan JPU Herman tertunduk lemas. Tapi bagaimanapun itu masih berupa tuntutan dan masih menunggu putusan. (Rizal Siregar).
Loading...

Komentar