Menu Close Menu

Lagi-Lagi Polsek Lahusa Amankan Tuo Nifaro Sebanyak 140 Liter

Sabtu, 21 Juli 2018 | 19:19 WIB
NISEL - Petugas Kepolisian Sektor Lahusa Polres Nias Selatan menyita 140 liter minuman keras tuak suling dalam Operasi Pekat yang digelar dalam sepekan. 1 jerigen tuak suling dengan volume sekitar 35 liter diamankan petugas hari Rabu (18/7/2018) lalu, sementara 3 jerigen tuak suling dengan volume 105 liter disita Jumat (20/7/2018) siang kemarin.

Kepada Metropublik.com , kapolres Nias Selatan AKBP Faisal F. Napitupulu, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Lahusa Iptu Catur Haryadi ketika di konfirmasi membenarkan pihaknya menyita 4 jerigen minuman keras tuak suling dalam Operasi Pekat yang digelar selama sepekan.

"Kita laksanakan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) secara rutin di beberapa titik, untuk mencegah terjadinya tindak pidana di wilayah hukum Polsek Lahusa. Dalam Operasi Pekat yang di gelar selama sepekan, kita sita 140 liter minuman keras tuak suling dari 2 lokasi berbeda," ujar Catur,Sabtu (21/7/2018).

Dikatakannya,1 jerigen tuak suling disita dari warga yang bernama Ukiran Zebua (40) warga Kecamatan Gido Kabupaten Nias, saat melintas dengan sepeda motor di jalan lintas Kecamatan Somambawa Lahusa Kabupaten Nias Selatan, Rabu (18/07) lalu. Menurut pengakuan nya, minuman keras dengan volume 35 liter tersebut dibeli dari Kecamatan Gido Kabupaten Nias dan akan di antar ke Kecamatan Gomo Kabupaten Nias Selatan.

"3 jerigen tuak suling dengan volume 105 liter lain nya disita dari Meoni Gulo alias Ama Wato, (30) warga Desa Hilindruria Kecamatan Gido Kabupaten Nias, saat melintas dengan sepeda motor di jalan lintas Kecamatan Somambawa Lahusa Kabupaten Nias Selatan Jumat (20/07) kemarin. Meoni mengaku bahwasanya tuak suling tersebut dibeli dari Desa Hilindruria Kecamatan Gido Kabupaten Nias dan akan di bawa ke Desa Bawoganowo Kecamatan Toma Kabupaten Nias Selatan," papar Catur ketika di konfirmasi melalui telepon seluler.

"Seluruh barang bukti minuman keras tuak suling saat ini diamankan di Polsek Lahusa. Sementara 2 orang warga yang membawa tuo nifaro tersebut dipulangkan, setelah sebelumnya dilakukan pendataan, pembinaan dan membuat surat perjanjian tidak akan menjual minuman keras," pungkas nya.(Rendy)

Loading...

Komentar