Menu Close Menu

Oknum Wartawan Mediadunianews.co Ditangkap Polisi

Jumat, 20 Juli 2018 | 17:30 WIB
BELAWAN - Oknum wartawan Mediadunianews.co bernama Ganda Asmara Gulo alias Ganda terpaksa berurusan dengan petugas kepolisian. Pasalnya tersangka diduga menipu korban dengan mengiming-imingin menjadi anggota Polri dan mengaku ada orang dalam di Polda sumatera utara.

Hal itu dibenarkan oleh Kapolsek Hamparan Perak saat Press Release di halaman Mapolres Pelabuhan Belawan,Jumat (20/7/2018) Pukul 02.00 wib.

"Kita berhasil mengamankan seorang pelaku penipuan penggelapan dengan modus bisa meloloskan seseorang yang hendak menjadi anggota polri. Korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Hamparan Perak dengan nomor laporan : LP/79/VII/2018/ Hamparan Perak, penipuan penggelapan pasal 378 subs 372 Jo 64 KUHPidana, Tanggal 18 Juli 2018 lalu. Bermodalkan laporan korban, kita lakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap pelaku," ungkap Kapolsek Hamparan Perak, Kompol Azhar, S.H., M.H.

Dikatakannya, Pelaku meyakinkan korbannya dengan mengantongi kartu PERS Mediadunianews.co dan mengaku dekat dengan Kapolda Sumut.

"Pelaku meyakinkan korbannya bahwasanya dirinya sudah banyak memasukan anggota Polri di Polda Sumut,"Papar Kapolsek.

Sepakat dengan perjanjian biaya Rp 100 juta, korban pun menyanggupinya dan melakukan transaksi transfer ke rekening pelaku.

"Pelaku minta biaya sebesar Rp 100 juta, namun hanya Rp 43 juta yang ditransfer korban dan sisanya akan dipenuhi setelah anak korban lolos menjadi anggota Polri. Namun, karena janji tersebut tak kunjung terpenuhi, akhirnya korban memutuskan untuk menempuh jalur hukum," ujarnya.

Adapun barang bukti yang berhasil disita petugas dari tangan tersangka yakni, 1 buah tas merk Mont blank berisi 3 bilah Sajam jenis pisau ukuran kecil, 1 tanda pengenal mediadunianews, 1 sabuk kain berwarna merah diduga jimat dan 1 unit handphone merk Nokia.

"Tersangka pernah dihukum 17 tahun dalam kasus pembunuhan pada tahun 2003 di wilkum Polsek Sunggal. Telah dijalani di lapas Tj. Gusta dan pada tahun 2011 tersangka selesai menjalani masa hukumannya. Adapun bungkusan merah tersebut disebut-sebut tersangka berfungsi sebagai jimat agar dirinya tidak terlihat. Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 378 subs 372 Jo 64 KUHPidana, ancaman hukuman 4 tahun penjara," pungkasnya.(Rendy)
Loading...

Komentar