Menu Close Menu

Polisi: Guru Harus Ikut Berperan Untuk Lindungi Siswa Dari Bahaya Narkoba

Jumat, 13 Juli 2018 | 22:48 WIB
P.SIANTAR - Satreskoba Polres Kota PematangSiantar melakukan sosialisasi bahaya narkoba ke sekolah-sekolah. Selain kepada pelajar didik baru, para guru juga ikut berperan memberi pengarahan kepada siswa.

"Sosialisasi ke kalangan pelajar didik baru sangat penting karena anak-anak ini yang jadi korban. Kemungkinan jangankan pelajar SMA, SMP pun mungkin sudah ada terindikasi narkoba," kata Kasat narkoba polres P.Siantar AKP Erwin Tito Harahap, ke metropublik.com, Jumat (13/7/2018).

Erwin mengungkapkan, pihaknya sudah menyiapkan aturan penanganan dan pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Nantinya aturan tersebut akan diusulkan menjadi Perwali.

"Kami juga sudah terus kampanye, terutama ke siswa peserta didik baru, karena di sana wewenang kami," terangnya.

Selain pelajar, para guru juga diajak bekerja sama melakukan sosialisasi dan penyuluhan. Mereka juga harus mengenalkan kepada siswa jenis-jenis narkoba.

"Kami juga terus mengantisipasi dengan sidak dan penyuluhan pada siswa dan bekerjasama dengan guru. Karena saya yakin banyak siswa yang belum banyak yang tahu tentang jenis-jenis narkotika yang sedang beredar," terang Erwin.

Erwin mengungkapkan, masalah narkoba menjadi tanggung jawab bersama. "Bukan hanya polisi. Makanya guru harus ikut berperan sehingga mereka bisa mencegah siswa," ungkap Erwin.

Dalam sosialisasi tersebut, polisi memberi pengarahan, dalam masalah pengenalan lingkungan sekolah. Sosialisasi dilakukan di SMK Swasta GKPI-1 nomor 47 NH, Jalan D.I.Panjaitan, Kecamatan Siantar Simarimbun, Kota Siantar.

"Kami akan terus lakukan kegiatan ini sebagai bentuk antisipasi. Kita lakukan pembinaan bersama guru pada siswa agar mereka tahu jenis Narkoba dan tahu bahayanya," tandas Kasat Narkoba Polres Siantar Kota, AKP Erwin Tito. (Rizal Siregar).

Komentar