Menu Close Menu

Pura-Pura Ngantar Teman, Petok Bawa Kabur Motor Tetangganya

Rabu, 11 Juli 2018 | 08:18 WIB
P.SIANTAR - Kelakuan Heri alias Petok (30) sungguh kelewatan. Berdalih mengantar temannya, Petok membawa kabur sepeda motor tetangganya, Fadly Hakim (45), lalu menjualnya.

"Pelaku meminjam motornya dengan alasan untuk mengantar temannya bernama Rizki Hamdani alias Kiki, maka korban Fadly memberikan motor Honda Beat warna putih merah bernopol BK-2817-WAF atas nama Astri,"ujar Kasat Reskrim Polres Siantar AKP  Hasoloan Sinambela kepada metropublik.com,Selasa (10/7/2018).

Hasoloan menceritakan penangkapan Petok berawal dari kecurigaan Fadly karena sepeda motor yang dipinjamkannya kepada Petok pada Minggu (17/6) lalu, tak kunjung kembali. Fadly kemudian berinisiatif menyambangi rumah Petok di Jalan Nagur Gang Manunggal, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar. Sesampai di rumah petok, kata Hasoloan, Fadly tak mendapati sepeda motornya.

Fadly terkaget-kaget saat Petok berdalih mengatakan, saat mengantar temannya itu sepeda motornya dibawa kabur dan ia ditinggalkan ditengah jalan. Senin (9/7) Fadly lalu melaporkan kasus ini kepada polisi.

Tidak menunggu lama, dengan nomor laporan polisi: 272/VII/2018/SU/STR, personel dari Unit Reskrim Polres Siantar berhasil menangkap Petok yang merupakan seorang pengangguran, di Kedai Kopi milik Ade di Jalan Manunggal Gang Mesjid, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar.

Kepada polisi, Petok mengaku mencuri motor tetangganya lantaran terdesak kebutuhan ekonomi. Akibat perbuatannya Fadly mengalami kerugian sebesar Rp 15 juta tiga ratus ribu rupiah.

Kini pelaku harus mendekam di sel tahanan Mapolres Siantar dan terancam penjara maksimal 4 tahun karena dijerat dengan Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan.

"Pelaku mengakui telah menjual sepeda motor tersebut kepada seorang kenalannya. Barang bukti sepeda motornya, kami masih lakukan pencarian karena dijual pelaku," kata Hasoloan. (Rizal Siregar).

Komentar