Menu Close Menu

Bandar Dan Pengecer Sabu di Kota Siantar Diringkus

Jumat, 31 Agustus 2018 | 22:32 WIB
P.Siantar - Dua bandar Narkoba jenis sabu berhasil diringkus. Satu di antaranya Sebagai Pengecer sabu paketan di wilayah Tomuan, Kota Siantar.

Demikian disampaikan, Kapolresta Siantar, AKBP Doddy Hermawan melalui Kasat Res Narkoba Polresta Siantar, AKP Erwin Tito kepada metropublik.com, Jumat (31/8/2018). Dia menjelaskan kedua tersangka itu Robi Sugar (29) warga jalan Patimura  No.10, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Siantar Timur. Sedangkan rekannya Sandi Sanjaya alias Kakang (24) warga jalan Patuan anggi Gang Cumi cumi No.20, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Siantar.

"Dari kedua tersangka ini kita mengamankan barang bukti 3 paket Shabu berat bruto 0,90 gram dan Sepedamotor Honda Beat BK 5771 WAH," ujar AKP ErwinTito.


Dijelaskan Tito, keduanya ditangkap pada Rabu (29/8/2018) malam lalu, di Jalan Patimura, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Siantar. Sekitar pukul 21.00 WIB. Dari depan Rumah No.10, tersangka Robi Sugar diringkus dan disita 2 paket sabu seberat 0,60 gram dan alat hisap. 1 buah Tas sandang warna coklat berisi buku notes, gunting, plastic klip,mancis dan Hp merek Nokia.

"Berjarak sekira 1 Jam dari penangkapan Robi, sekitar pukul 22.00 WIB, saat itu temannya Kakang datang dengan sepeda motorya. Tim langsung melakukan penangkapan," kata Tito.

Saat dilakukan pengeledahan, tim tidak menemukan Narkoba, yang ditemukan dari kantong celananya Hp merek strawbery warna putih dan dompet berisi uang RP.150 ribu. Namun dari dalam selipan topi milik tersangka ditemukan 1 Paket Sabu seberat 0,30 gram.

"Tim sempat tidak menemukan narkoba. Dari sana kita bawa ke dalam rumah dan saat digeledah kembali kita temukan satu paket sabu dari selipan topinya," kata Tito

"Kedua tersangka itu diancam Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 114 ayat (2) Undang Undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman minimal 5 tahun dan denda Rp 1 miliar," tutup AKP Erwin Tito. (Rizal Siregar).

Loading...

Komentar