Menu Close Menu

Desa Purwosari Kecamatan Batanghari Nuban Bangun Desa dengan Dana Desa

Sabtu, 11 Agustus 2018 | 20:38 WIB
LAMPUNG TIMUR - Cukup banyak faktor yang menyebabkan masyarakat di pedesaan hidup dengan terpuruk, dan terpaksa pula mereka harus hidup dalam standar kualitas hidup yang rendah dan serba kekurangan yang pada akhirnya berakibat kemiskinan berlangsung secara sistematis dan menimbulkan permasalahan yang beragam baik dari segi ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan. Dilatarbelakangi atas fenomena tersebut, muncul berbagai program setiap tahunnya baik dari pemerintah pusat maupun dari pemerintah daerah dengan tujuan untuk membangkitkan dan juga mendorong kemampuan masyarakat terutama masyarakat yang ada di wilayah pedesaan.

Desa Purwosari, Kecamatan Batanghari Nuban, Kabupaten Lampung Timur contoh nya, Kepala Desa Warto mengatakan kepada media terkait Dana Desa (DD), diri nya sangat berterima kasih kepada Pemerintah, dengan ada nya DD diri nya selaku kepala Desa dapat membangun Desa nya dengan cepat.

"Terimakasih sekali mas Ama pemerintah dengan adanya DD ini, saya bisa dengan cepat memajukan desa khusus nya di bidang pembangunan". Kata Warto

Lanjutnya pekerjaan bentuk fisik tersebut dana desa (DD) tahun 2018 desa Purwosari dengan jumlah total Rp. 876.305.000 dengan pencairan termin pertama yaitu 20% dengan jumlah total Rp. 175.257.000, yang sudah masuk kerekening desa dan telah direalisasikan untuk Pembangunan Gorong-Gorong, Plat 2 Buah , Pembangunan Sumur Bor, Pembangunan Jambanisasi.

"Sedangkan untuk pencairan termin ke dua sudah masuk di rekening desa, penarikan dana (DD) tersebut harus sesuai dengan kebutuhan  program pembangunan dana desa seperti derainase yang masih dikerjakan dan untuk pemberdayan tenaga kerja memakai tenaga lokal dalam desa dan pembayarannya di sesuaikan dengan program pemerintah yaitu Padat Karya Tunai ( PKT ) yang bekerja sama dengan Pendamping desa (PD) M. Ikhwanuddin,S.Pd. Pendamping desa tenaga ahli (PDTI) Rulia Reneta,S.T dan pendamping lokal desa ( pld ) Lukman Arif pencairan DD yang 20% tahap pertama sudah masuk di rekening bendahara dan langsung direalisasikan untuk pembangunan Gorong-Gorong Plat 2 Buah , Pembangunan Sumur Bor, Pembangunan Jambanisasi,"Paparnya.


Lanjut Suwarto untuk program pembangunan dana desa (DD) Tahun 2018 bangunan fisiknya diserahkan sepenuhnya kepada tim pelaksana kegiatan (TPK) Edi Sutopo, dalam melaksanakan kegiatan tersebut selalu berkoordinasi dengan pendamping desa M. Ikhwanuddin,S.Pd dan pendamping lokal desa (Pld) Lukman Arif saya hanya sebatas mengetahui dan memberikan rekomendasi saja untuk pembelian pembangunan ke bendahara desa apa yang dibutuhkan untuk keperluan pembangunan, disertai dengan penggajuan Edi Sutopo selaku TPK karena dia sebagai pelaksana tehknik kerjanya dan saya sebagi penanggung jawab penggunaan anggaran saja. dan saya akan menugaskan pamong dan perangkat di desa saya supaya bekerja sesui dengan Tupoksi masing-masing .

"Kemudian, untuk ketua tim pelaksana kegiatan (TPK) Edi Sutopo, sebagai dasar pedoman untuk bekerja sudah ada gambar dan Rencana Anggaran Belanja (RAB)  yang sudah ada waktu pembahasan dalam APBDes dan jangan sampai tidak sesuai dengan aturan Undang-Undang yang berlaku di Indonesia. Tutup Kades yang Akrab di Panggil Warto, (Denny).

Loading...

Komentar