Menu Close Menu

Kades Gedung Dalem, Optimis Bangun Desa Menggunakan DD

Senin, 13 Agustus 2018 | 11:26 WIB
LAMPUNG TIMUR -  Cukup banyak faktor yang menyebabkan masyarakat di pedesaan hidup dengan terpuruk, dan terpaksa pula mereka harus hidup dalam standar kualitas hidup yang rendah dan serba kekurangan yang pada akhirnya berakibat kemiskinan berlangsung secara sistematis dan menimbulkan permasalahan yang beragam baik dari segi ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan. Dilatarbelakangi atas fenomena tersebut, muncul berbagai program setiap tahunnya baik dari pemerintah pusat maupun dari pemerintah daerah dengan tujuan untuk membangkitkan dan juga mendorong kemampuan masyarakat terutama masyarakat yang ada di wilayah pedesaan.

Desa Gedong Dalem Kecamatan Batanghari Nuban Kabupaten Lampung Timur contoh nya, Kepala Ujang Sofyan. SY mengatakan kepada media terkait DD, diri nya sangat berterima kasih kepada Pemerintah, dengan ada nya DD diri nya selaku kepala Desa dapat membangun Desa nya dengan cepat. "Terimakasih sekali mas Ama pemerintah dengan adanya DD ini, saya bisa dengan cepat memajukan desa khusus nya di bidang pembangunan". Kata Muhammad Nur

Lanjutnya pekerjaan bentuk fisik tersebut dana desa (DD) tahun 2018 desa Gedung Dalam dengan jumlah total Rp. 737.828.000 dengan pencairan termin pertama yaitu 20% dengan jumlah total Rp. 147.525.000, yang sudah masuk kerekening desa dan telah direalisasikan untuk Pembangunan Telford.

sedangkan untuk pencairan termin ke dua sudah masuk di rekening desa, penarikan dana (DD) tersebut harus sesuai dengan kebutuhan  program pembangunan dana desa seperti derainase yang masih dikerjakan dan untuk pemberdayan tenaga kerja memakai tenaga lokal dalam desa dan pembayarannya di sesuaikan dengan program pemerintah yaitu Padat Karya Tunai (PKT).pencairan DD yang 20% tahap pertama sudah masuk di rekening bendahara dan langsung direalisasikan untuk pembangunan Telford.

Lanjut Muhammad Nur untuk program pembangunan dana desa (DD) Tahun 2018 bangunan fisiknya diserahkan sepenuhnya kepada tim pelaksana kegiatan (TPK) Sudarman, dalam melaksanakan kegiatan tersebut selalu berkoordinasi dengan pendamping desa M. Ikhwanuddin,S.Pd dan pendamping lokal desa (Pld) Tri Heri Oktanto  saya hanya sebatas mengetahui dan memberikan rekomendasi saja untuk pembelian pembangunan ke bendahara desa apa yang dibutuhkan untuk keperluan pembangunan, disertai dengan penggajuan Sudarman selaku TPK karena dia sebagai pelaksana tehknik dan saya sebagi penanggung jawab penggunaan anggaran saja. dan saya akan menugaskan pamong dan perangkat di desa saya supaya bekerja sesui dengan Tupoksi masing-masing .

UKemudian, untuk ketua tim pelaksana kegiatan (TPK) Sudarman, sebagai dasar pedoman untuk bekerja sudah ada gambar dan Rencana Anggaran Belanja (RAB)  yang sudah ada waktu pembahasan dalam APBDes dan jangan sampai tidak sesuai dengan aturan Undang-Undang yang berlaku di Indonesia. Tegas Muhammad Nur.(Denny)

Loading...

Komentar