Menu Close Menu

Kadis Kominfo Kota Siantar Diduga Korupsi Senilai Rp 3 Miliar

Selasa, 28 Agustus 2018 | 22:20 WIB
P.Siantar - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Siantar, berinisial "PS" diduga melakukan korupsi atas pengadaan program Smart City senilai Rp 3 miliar.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Siantar, Herianto Siagian mengatakan, Atas dugaan korupsi itu, PS dan beberapa anggotanya sudah diperiksa oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Siantar.

"Kadis Kominfo dan anggotanya sudah dimintai keterangan. Baru sekali kita periksa, kira-kira bulan 6 yang lalu," Kata Herianto ke metropublik.com, Selasa (28/8/2018).

Lanjut Herianto menjelaskan ketika diperiksa, "PS" mengaku seluruh anggaran pengadaan program tersebut dipergunakan dengan baik. Dengan pengadaan program Smart City itu, ada 10 item anggaran dengan nilai keseluruhan sekitar Rp 3 miliar.

"Itu anggaran tahun 2016/2017. Ada 10 item anggaran, diantaranya pengadaan program Smart City dan pelatihan pegawai yang menangani program itu," Ungkap Herianto.

Kasi Pidsus Kejari Siantar.

Herianto mengungkapkan, tidak adanya pendampingan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) selama pengerjaan proyek tersebut.

"Dinas Kominfo tidak minta pendampingan TP4D untuk mengerjakan itu. Harusnya ada pendampingan mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan dan pembayaran hasil kerja," terang Herianto.

Dalam waktu dekat, Herianto juga menjelaskan pihaknya akan mendatangkan ahli dari Medan dan Jakarta untuk memeriksa anggaran yang pengadaan program Smart City tersebut.

"Kita mengundang ahli untuk buat petunjuk. Setelah itu kita buat BAP (Berita Acara Pemeriksaan) resminya. Masih kita selidiki yang mana anggaran yang tidak sesuai dalam pengadaan program itu," Tegas Herianto. (Rizal Siregar).

Loading...

Komentar