Menu Close Menu

Jalan Provinsi Yang Menghubungkan 2 Kecamatan di Nias Utara Terancam Putus

Jumat, 16 November 2018 | 13:14 WIB
Jalan hampir putus.
Nias Utara - Jalan Provinsi yang menghubungkan 2 Kecamatan yakni Kecamatan Lahewa dan Kecamatan Afulu Kabupaten Nias Utara Provinsi Sumatera Utara terancam putus.

Akibat curah hujan yang cukup tinggi belakangan ini longsor semakin menggerus hampir setengah badan jalan hingga mengancam keselamatan pengguna jalan bila tidak hati-hati melintas di kawasan itu.

Jalan Propinsi tersebut terletak di Desa Holi Kecamatan Lahewa Kabupaten Nias Utara yang dibangun oleh BRR Pasca Gempa yang sudah mencapai 10 tahun lamanya.

Salah seorang warga Desa Holi Iman Zalukhu kepada media ini, Kamis (15/11/2018), mengatakan, jika tidak segera ditangani dikhawatirkan kerusakan ruas jalan tersebut semakin parah, dan bisa menyebabkan hubungan transportasi dari Kecamatan Afulu ke Kecamatan Lahewa,sebaliknya putus total.
"Jika tidak segera diperbaiki dikhawatirkan kerusakan jalan semakin parah, bahkan bisa memutus transportasi dari Kecamatan  Afulu menuju Kecamatan Lahewa,maupun sebaliknya putus total,dan berharap Pemerintah Provinsi Sumatra Utara segera menangani kerusakan jalan tersebut sebelum semakin parah".ujar Iman

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Nias Utara Sonahia Gea, melalui selulernya meminta Pemprov Sumatera Utara untuk secepatnya menangani kerusakan jalan provinsi di Desa Holi itu.
Karena jalan tersebut satu-satunya akses jalan yang menghubungkan 2 kecamatan, jika sampai putus total akan mengganggu mobilitas dan perekonomian masyarakat.
"Pemerintah Provinsi Sumatra Utara saya minta untuk segera memperbaiki kerusakan jalan provinsi di Desa Holi Kecamatan Lahewa sebelum putus total, karena akan mengganggu mobilitas dan perekonomian masyarakat Kabupaten Nias Utara Nantinya," ujar Sona Gea.

Juga, Sonahia Gea berharap Dinas Perhubungan Pemkab Nias Utara untuk menempatkan petugas dan memasang rambu-rambu di sekitar ruas jalan yang longsor, sehingga pengguna jalan berhati-hati melintas dan tidak ada korban jiwa nantinya. (Candra Naz).

Loading...

Komentar