Menu Close Menu

Puluhan Mahasiswa Kampanyekan Bahaya HIV /AIDS dan Narkoba di Bundaran Tugu Perjuangan Berastagi

Minggu, 02 Desember 2018 | 10:19 WIB
Tanah Karo - Dalam rangka memperingati hari HIV /AIDS sedunia yang jatuh pada 1 desember 2018, puluhan mahasiswa dari Universitas Quality menggelar aksi kampanye bahaya HIV /AIDS dan Narkoba, Sabtu (1/12/2018) tepatnya dibundaran  tugu perjuangan Kota Berastagi.

 Aksi Sosialisasi ini, dilakukan dengan membagikan stiker kepada masyarakat yang melintas dijalan raya serta membentang beberapa buah spanduk yang salah satunya bertuliskan " Sayangi diri anda, sayang orang tua anda dan keluarga tanpa Narkoba. Dekat diri anda kepada Tuhan Yang Mahasiswa bukan kepada Narkoba," tulisannya di lembaran spanduk tersebut.


Kegiatan ini, kata Vany salah seorang wanita cantik peserta aksi, adalah untuk menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Karo supaya menjauhi perbuatan yang dapat memicu penyakit berbahaya (HIV /AIDS) dan Narkoba.

"Aksi kita ini adalah sebagai bentuk himbauan serta mengingatkan kepada seluruh masyarakat khususnya dikabupaten Karo akan bahayanya HIV /AIDS dan Narkoba yang dapat membunuh siapa saja khusus generasi muda yang seyogianya adalah sebagai pondasi generasi bangsa Indonesia, "Ujar Vany kepada wartawan.

Dengan aksi tersebut, lanjutnya, untuk sekaligus membantu pemerintah dalam memberantas serta mensosialisakan penyakit masyarakat tersebut. Karena menurutnya, peran aktif seluruh elemen masyarakat khusus kaum muda sangat dibutuhkan.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karo, AKBP. Heppi Karo Karo sangat mengapresiasi atas inisiatif para mahasiswa untuk mensosialisakan kepada masyarakat tentang bahaya HIV /AIDS dan Narkoba.

"Kita apresiasi atas peran mahasiswa, ini artinya masyarakat sudah mulai peduli. Memberantas penyakit ini, tidak cukup hanya dilimpahkan kepada pemerintah saja, tetap juga dibutuhkan peran aktif generasi seluruh lapisan masyarakat,"Jelasnya

Menurut kepala BNNK, keberhasilan pemerintah   dalam memberantas itu semua (HIV /AIDS & Narkoba) dibutuhkan peran aktif seluruh masyarakat dalam menyampaikan informasi tentang keberadaan perderan Narkoba khususnya.

"Masyarakat jangan takut memberikan informasi, baik kepada BNNK atau  kepolisian supaya dengan cepat dapat di minimalisir perderannya  dan bagi pemakai supaya cepat melapor agar direhap secepatnya. Terima kasi juga kepada mahasiswa yang telah mengadakan kegiatan ini untuk membantu pemerintah mesosialisasikan bahaya HIV /AIDS dan Narkoba, " Imbuh Heppi.

Selain itu, kata Heppi, penekanan angka peredaran Narkoba juga dibutuhkan kesadaran diri masing masing, dengan melakukan pendekatan terhadap masyarakat dan menurut kepada BNNK, untuk saat ini, kesadaran masyarakat sudah mulai terlihat.

Ucapan presiasi dalam aksi mahasiswa  itu juga mengalir dari Kapolsekta Berastagi, Kompol Aron T Siahaan. Kata Kapolsek Berastagi, sebagai generasi muda, generasi penerus yang anti HIV /AIDS dan Narkoba.

"Dengan berbuat seperti ini, artinya sebagai mahasiswa generasi penerus  bangsa, berani memproklamirkan dirinya sebagai generasi yang anti Narkoba. Dan kita yakini, orang orang  yang seperti ini tidak akan berani terlibat terhadap Narkoba maupun HIV /AIDS, "Ucapnya.

Disamping itu, Kapolsek berharap kedepannya tidak hanya mahasiswa saja berbuat aksi  itu, akan tetap pemuda   bahkan seluruh masyarakat perlu berbuat, karena apa yang disampaikan oleh mahasiswa ini, adalah pesan untuk seluruh masyarakat khususnya masyarakat Karo

"Apa yang dibuat Mahasiswa ini, adalah sebagai contoh Corong bagi kepolisian, bagaimana memberantas Narkoba dari masyarakat kalangan bawah, sampai masyarakat terpelajar dan masyarakat elit untuk wilayah Berastagi, Karo bahkan seluruh Indonesia, "Jelas Kapolsekta Berastagi.

Menurut amatan Metropublik. Com, Kegiatan Aksi kampanye sosialisasi bahaya HIV /AIDS dan Narkoba itu, terlihat mahasiswa menempelkan stiker pada setiap kendaraan yang melintas dan dijaga oleh pihak kepolisian dari kapolsek Berastagi, hingga kegiatan ini berakhir, berjalan dengan baik dan tertib. (Dasa)

Loading...

Komentar